Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.
Cilacap – (12/04/2026) Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melanjutkan Operasi SAR hari ketiga (H3) terhadap satu orang yang diduga terjatuh dan tenggelam di perairan Samudera Hindia selatan Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.
Informasi kejadian pertama kali diterima pada Jumat (10/04) pukul 05.45 WIB dari pelapor atas nama Eko. Korban diketahui bernama Sungkowo (50Th/L), warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Cilacap, yang hingga saat ini masih dalam pencarian.
Pada pelaksanaan operasi SAR hari ketiga, Minggu (12/04), Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pada pukul 07.00 WIB dan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melaksanakan pemapelan kepada instansi terkait serta penyebaran informasi kepada nelayan yang akan melaut, sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan RIB 06 Cilacap dari titik pencarian hari sebelumnya ke arah timur seluas kurang lebih 5 nautical mile persegi dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 12.00 WIB karena hasil masih nihil dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB sesuai rencana operasi. Hingga pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih nihil sehingga operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (13/04) pukul 07.00 WIB.
Operasi SAR melibatkan unsur dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Lanal Cilacap, Pos AL Kampung Laut, Polairud Cilacap, SAR MTA, SAR Arnavat, SAR Kampung Laut, serta keluarga dan masyarakat setempat.
Adapun peralatan yang digunakan antara lain rescue car, rescue carrier, RIB, drone UAV, perlengkapan SAR air, perlengkapan medis, dan alat komunikasi.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.
@sar_nasional
#basarnascilacap #sarnasional #avignamjagadsamaagram